banner 728x90

ICW EVALUASI MUTU PEMBANGUNAN 2 PUSKESMAS DI DINAS KESEHATAN KAB. SIMALUNGUN TA. 2017

ICW EVALUASI MUTU PEMBANGUNAN 2 PUSKESMAS DI DINAS KESEHATAN KAB. SIMALUNGUN TA. 2017

PPK DINAS KESEHATAN KABUPATEN SIMALUNGUN BERJANJI BENAHI HASIL EVALUASI ICW

Pematang Raya – Detektif Korupsi. Lembaga Investigation Corruption Watch (ICW) Korwil I Sumut melakukan monitoring pada dua pelaksanaan pekerjaan pembangunan Puskesmas di lingkungan Pemkab Simalungun untuk tahun anggran 2016. Berdasarkan Pers Relies ICW yang kami terima disebutkan bahwa ICW melakukan monitoring untuk evaluasi pada pelaksanaan pekerjaan :

  1. Pembangunan Gedung Puskesmas Raya dengan nilai penawaran sebesar Rp 1.182.000.000,00 yang dikerjakan oleh CV Binsar.
  1. Pembangunan Puskesmas Saribudolok Kecamatan Silimakuta dengan nilai penawaran sebesar Rp 923.232.000,- yang dikerjakan oleh CV Yobel.

Pada Pers Relies yang kami terima ICW menyebutkan bahwa mereka menemukan kerusakan berupa retak di beberapa titik dari bangunan Puskesmas Raya. Ditemukan beberapa kerusakan dini pada dinding bangunan Puskesmas Raya diduga hal ini terjadi karena kurangnya volume dari campran bahan material semen yang digunakan pada pasangan batu bata dan plesteran pada dinding bangunan” tulis Leonardus Div. Humas ICW. Selain dari pada kerusakan tersebut ICW juga menemukan bahwa Paving Blok dan bangunan jalan masuk ke halaman Gedung Puskesmas ini hingga saat monitoring yang mereka lakukan pada hari Selasa 18 Juli 2017 juga banyak yang mengalami kerusakan. Lebih lanjut ICW mengatakan bahwa mereka menemukan pada permukaan dinding depan dari bangunan Puskesmas ini  terlihat terjadi bercak hitam kecoklatan. Hal ini terjadi karena air hujan menetes langsung kepermukaan dinding. Menetesnya air hujan ke dinding ini disebabkan oleh kurang panjangnya bahan material atap yang digunakan. Berdasarkan fakta tersebut ICW menduga bahwa telah terjadi pengurangan volume pada panjang bahan material atap yang digunakan pada bangunan ini.

Untuk Pembangunan Puskesmas Saribudolok Kecamatan Silimakuta ICW juga menemukan bahwa pada di beberapa lokasi pada permukaan dinding dari gedung Puskesmas ini telah terjadi kerusakan berupa retak. Hasil pengamatan yang kami lakukan ditemukan bahwa retak tersebut ada yang sudah tembus, pada tiang balok pada jendela dari bangunan Puskesmas ini sudah terjadi retak dan patah. 3 bangunan Paving block yang digunakan pada halaman bagian depan dari bangunan Puskesmas ini juga sudah mengalami kerusakan sehingga Paving Block yang digunakan terlepas dari tempatnya. 

Menanggapai hal tersebut PPK Pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Gedung Puskesmas Raya dan Pembangunan Puskesmas Saribudolok Kecamatan Silimakuta Dinas Kesehatan Kab. Simalungun Tahun Anggaran 2016 Arnold Saragih didampingi oleh PPTK Sidabutar ketika diwawancarai oleh Reporter Detektif Korupsi di Ruang kerjanya pada hari Kamis, tgl 24 Agustus 2017 mengatakan bahwa kerusakan-kerusakan yang ditemukan ICW tersebut diatas terjadi setelah selesainya masa waktu pemeliharaan. “ Kerusakan itu terjadi setelah selesainya FHO Bang,” ujarnya. Saat melakukan proses FHO kita periksa secara keseluruhan bagian-bagian pada kedua gedung Puskesmas tersebut belum ada kerusakan-kerusakan, kendati pun  demikian kita sudah kordinasikan pada kedua rekanan dan mereka akan memperbaikinya,” ujarnya pada Reporter DetektifKorupsi.com

Lalu mengenai temuan ICW pada gedung Puskesmas Raya dimana terlihat ada bekas kehitam-hitaman yang diduga merupakan bekas air hujan pada dinding bagian depan Puskesmas ini Arnold mengatakan pada Bestek bangunan memang begitulah panjang atapnya, kami juga sempat tegur pihak konsultan perencana terkait hal tersebut jadi tidak ada pengurangan volume pada atap bangunan tersebut,” ujarnya.

Saat ini ICW sedang melakukan program Monitoring untuk evaluasi pada setiap pekerjaan yang bersumber dari keuangan negara baik APBD dan APBN, program ini diberi nama INDONESIA MEMANTAU. / Tripel XXX / Tim./HT.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No Responses