banner 728x90

INVESTIGATION CORRUPTION WATCH (ICW)- SUMUT CURIGA ALAMAT PERUSAHAAN PEMENANG PEKERJAAN  Preservasi Rehabilitasi Jalan Kisaran – Tanjung Balai – Bts. Kota Rantau Prapat BODONG

INVESTIGATION CORRUPTION WATCH (ICW)- SUMUT CURIGA ALAMAT PERUSAHAAN PEMENANG PEKERJAAN  Preservasi Rehabilitasi Jalan Kisaran – Tanjung Balai – Bts. Kota Rantau Prapat BODONG

Detektif Korupsi.com – Medan. ICW telah melakukan evaluasi pada pelaksanaan pekerjaan “ Preservasi Rehabilitasi Jalan Kisaran – Tanjung Balai – Bts. Kota Rantau Prapat “ oleh Satker PELAKSANAAN JALAN NASIONAL WILAYAH I PROVINSI SUMATERA UTARA yang bersumber dana dari APBN TA 2017     , menurut ICW pekerjaan ini dilaksanakan oleh : PT. GUNUNG TABOR yang beralamat di JALAN AMBAI NO. 90 A KEL. SIDOREJO HILIR, TEMBUNG, MEDAN dengan nomor  NPWP 31.196.473.8-113.000 dengan Pagu sebesar Rp 19.957.016.000,00 dan nilai penawaran  Rp. 16.036.805.085,00. “Itu rincian data lelang yang kami peroleh dari LPSE Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republlik Indonesia,”  Ujar Herdinato Tarigan, Direktur Divisi Khusus ICW- SUMUT pada hari Rabu Tgl 18 April 2018 di Kantor ICW Sumut Jln. Harmonika Baru No 77 C Medan.

“Kita sudah mengirim 2 kali surat klarifikasi ke alamat perusahaan bernama : PT. GUNUNG TABOR yang berdasarkan data pada LPSE disebutkan beralamat di JALAN AMBAI NO. 90 A KEL. SIDOREJO HILIR, TEMBUNG, MEDAN namun kedua dua surat dimaksud dikembalikan oleh Kantor Pos Giro Indonesia dengan alasan yang sama yakni ALAMAT TIDAK DIKENAL”. Kita curiga perusahaan tersebut Bodong alias tidak ada karena menurut PERPRES alamat kantor pihak penyedia jasa harus jelas dan dapat dikirimi surat “……Ujar Herdianto.

Menurut ICW pengiriman surat tersebut terkait untuk kepentingan klarifikasi dari pihak penyedia jasa atas investigasi yang mereka lakukan dilokasi pelaksanaan pekerjaan dimaksud. ICW menduga terdapat kejanggalan-kejanggalan yang diduga kuat merupakan ketidak sesuaian dengan apa yang tertuang pada kontrak kerja. “ Berdasarkan investigasi yang kami lakukan ditemukan beberapa kejanggalan dilapangan dimana kejanggalan tersebut kami duga akan berpotensi merupakan hal ketidak sesuaian terhadap apa yang dituangkan pada kontrak kerja” Ujar Herdianto. Kejanggalan dimaksud antara lain bahwa berdasarkan penelusuran yang kami lakukan mulai dari batas kota Kisaran hingga ke batas kota Rantau Prapat masih ditemukan permukaan bangunan jalan yang mengalami kerusakan berupa retak, Slip dan berlubang dan masih banyak batu kilometer jalan dan pengarah patok jalan yang tidak terurus sehingga nomor dan merek pada batu kilometer jalan tersebut tidak kelihatan di siang hari apalagi dimalam hari…” Tambah  Herdianto.

ICW menjelaskan bahwa : Menurut , Kamus Besar Bahasa Indonesia, Arti kata dari Preservasi adalah :  Pengawetan; Pemeliharaan; Penjagaan; Perlindungan. Maka Preservasi Jalan dapat diartikan Perawatan dan Pelestarian bangunan Jalan. Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Bina Marga No : 09 /SE/Db/2015 Tentang Pelaksanaan Proses Pengadaan dan Pekerjaan Preservasi Jalan secara Long segmen. Long Segment merupakan penanganan preservasi jalan dalam batasan satu panjang segmen yang menerus (bisa lebih dari satu ruas) yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi jalan yang seragamnya itu jalan mantap dan standar (standar adalah sesuai dengan PERMENPU No.19/PRT/M/2011). Long Segment meliputi beberapa lingkup kegiatan (output) yaitu Pelebaran, Rekonstruksi, Rehabilitasi dan Pemeliharaan jalan.

Long segment meliputi empat komponen jalan, yaitu:

  1. Perkerasan
  2. Bahu
  3. Drainase
  4. Perlengkapan jalan

 

 

No Responses